Pengertian Regulasi
Regulasi adalah kumpulan aturan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengatur perilaku individu atau organisasi dalam masyarakat. Tujuan dari regulasi adalah untuk melindungi kepentingan umum, mencegah kegagalan pasar, dan meningkatkan kesejahteraan sosial12.
Bentuk Regulasi
Regulasi dapat berbentuk:
- Peraturan, yaitu aturan hukum yang mengikat dan dapat diberlakukan oleh pemerintah. Contoh: undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dll.
- Pajak, yaitu pungutan yang dibebankan oleh pemerintah kepada individu atau organisasi sebagai sumber pendapatan negara. Contoh: pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, pajak bumi dan bangunan, dll.
- Subsidi, yaitu bantuan finansial yang diberikan oleh pemerintah kepada individu atau organisasi untuk menurunkan biaya produksi atau konsumsi barang atau jasa tertentu. Contoh: subsidi beras, subsidi listrik, subsidi pupuk, dll.
- Kebijakan moneter, yaitu kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral untuk mengendalikan jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga di pasar. Contoh: operasi pasar terbuka, penyesuaian giro wajib minimum, penyesuaian suku bunga acuan, dll.
- Kebijakan fiskal, yaitu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatur pengeluaran dan penerimaan negara melalui anggaran. Contoh: belanja publik, investasi publik, defisit anggaran, surplus anggaran, dll.
- Batas harga, yaitu penetapan harga maksimum atau minimum yang boleh dikenakan oleh penjual atau pembeli di pasar. Contoh: harga eceran tertinggi, harga pokok penjualan, harga dasar, dll.
Alasan Regulasi
Regulasi dibutuhkan karena adanya beberapa alasan, antara lain:
- Kegagalan pasar, yaitu kondisi di mana mekanisme pasar tidak mampu mengalokasikan sumber daya secara efisien dan efektif. Contoh: adanya barang publik, barang merit, barang demerit, eksternalitas, informasi asimetris, monopoli, oligopoli, dll.
- Perlindungan konsumen, yaitu upaya untuk menjaga hak dan kesejahteraan konsumen dari praktik bisnis yang tidak adil atau merugikan. Contoh: standar kualitas produk, labelisasi produk, hak klaim produk, perlindungan data pribadi konsumen, dll.
- Perlindungan lingkungan, yaitu upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia. Contoh: pengendalian emisi gas rumah kaca, pengelolaan sampah, pelestarian sumber daya alam, dll.
- Pengentasan kemiskinan, yaitu upaya untuk meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat miskin atau rentan. Contoh: program bantuan sosial, program kredit usaha rakyat, program padat karya, program pemberdayaan masyarakat, dll.
- Penciptaan lapangan kerja, yaitu upaya untuk menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. Contoh: program padat karya, program magang kerja, program kemitraan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), program pengembangan industri kreatif, dll.
Dampak Regulasi
Regulasi dapat memberikan dampak positif maupun negatif bagi perekonomian dan masyarakat. Dampak positif antara lain:
- Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pasar, yaitu dengan mengatasi masalah kegagalan pasar dan menciptakan persaingan yang sehat di antara pelaku pasar.
- Meningkatkan kesejahteraan sosial, yaitu dengan melindungi hak dan kepentingan konsumen, produsen, pekerja, dan masyarakat umum.
- Mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi, yaitu dengan memberikan insentif dan fasilitas bagi penelitian dan pengembangan, serta memperluas akses pasar bagi produk-produk baru.
Dampak negatif antara lain:
- Menimbulkan biaya tambahan, yaitu dengan menambah beban administrasi, operasional, dan kepatuhan bagi individu atau organisasi yang tunduk pada regulasi.
- Mengurangi fleksibilitas dan dinamika pasar, yaitu dengan menghambat penyesuaian harga, kuantitas, dan kualitas barang atau jasa sesuai dengan permintaan dan penawaran pasar.
- Menyebabkan distorsi dan inefisiensi pasar, yaitu dengan menciptakan kelebihan atau kekurangan pasokan, mengganggu alokasi sumber daya, dan menimbulkan dampak tidak terduga atau tidak diinginkan.
Sumber:
(1) Intervensi pemerintah: Contoh, alasan, dan dampaknya. https://kerjayuk.com/inspirasi/intervensi-pemerintah-contoh-alasan-dan-dampaknya/.
(2) Intervensi Pemerintah Dalam Perekonomian: Bagian I Ringkasan Sejarah. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/12670/Intervensi-Pemerintah-Dalam-Perekonomian-Bagian-I-Ringkasan-Sejarah.html.
(3) Regulasi Adalah: Definisi, Bentuk, hingga Teori Disekelilingnya. https://dailysocial.id/post/regulasi-adalah.
(4) Intervensi: Pengertian dan Contohnya dalam Kegiatan Ekonomi. https://kumparan.com/berita-bisnis/intervensi-pengertian-dan-contohnya-dalam-kegiatan-ekonomi-20C1Dq7ZMqS.