Pasar Modal

Pasar modaladalah tempat dipertemukannya aktivitas permintaan terhadap modal yang datang dari pihak debitur (peminjam) dan aktivitas penawaran modal yang datang dari pihak kreditur (yang meminjamkan) dalam hal transaksi kredit yang dilakukan oleh kedua belah pihak tersebut umumnya berjangka panjang. Pasar Modal dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan istilah Bursa Efek. Bursa Efek mencerminkan suatu tempat yang memperdagangkan efek yang meliputi saham, obligasi atau bukti lainnya. Berikut ini pengertian beberapa efek yang terdapat di Pasar Modal.

  1. Saham, adalah tanda bukti penyertaan modal atau bukti pemilikan atas suatu perseroan Pemilik saham akan menerima deviden yaitu bagian keuntungan usaha yang dibagikan kepada pemilik saham.
  2. Obligasi, adalah tanda utang yang dikeluarkan perusahaan atau pemerintah kepada Pemilik obligasi akan mendapatkan pembayaran bunga.
  3. Sertifikat Danareksa ialah surat berharga pengganti dari suatu surat berharga atau sekumpulan surat berharga lain. Untuk kepentingan aktivitas Pasar Modal di Indonesia, pada tanggal 23 Januari 1972 Pemerintah membentuk BAPEPAM (Badan Pelaksana dan Pengawas Pasar Modal). Selain itu, berdasarkan Keppres, pada tahun 1977 didirikan Bursa Efek Indonesia yang pada tahun 1983 namanya diganti menjadi Bursa Efek Jakarta (BEJ) bersamaan dengan beridirnya Bursa Efek Surabaya (BES).

Manfaat Pasar Modal bagi Masyarakat

  1. Dengan adanya penambahan modal memungkinkan dua usaha dapat lebih meningkatkan kegiatan
  2. Dengan adanya penyaluran modal kepada pihak lain memungkinkan para pemilik modal mendapatkan keuntungan dari modal yang
  3. Penambahan modal mendorong peningkatan produksi dan memperluas lapangan
  4. Meningkatkan penyediaan kebutuhan masyarakat akan barang dan
  5. Dapat meningkatkan pertumbuhan