Abad Pencerahan Eropa adalah sebuah gerakan intelektual dan filosofis yang berkembang di Eropa pada abad ke-17 dan ke-18. Gerakan ini ditandai oleh kemunculan serangkaian gagasan yang berfokus pada nilai kebahagiaan manusia, pencarian pengetahuan yang diperoleh melalui penalaran akal dan observasi dengan panca indra, dan cita-cita ideal seperti kebebasan, kemajuan, toleransi, persaudaraan, pemerintahan konstitusional, dan pemisahan gereja dengan negara1. Abad Pencerahan Eropa juga dikenal dengan istilah Aufklärung dalam bahasa Jerman, yang berarti pencerahan2.
Latar Belakang Abad Pencerahan Eropa
Abad Pencerahan Eropa dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:
- Revolusi Ilmiah, yaitu perkembangan dalam ilmu pengetahuan di mana metode ilmiah menjadi landasan dalam merumuskan persoalan dan solusinya. Tokoh-tokoh seperti Francis Bacon, Galileo Galilei, Johannes Kepler, dan Isaac Newton memberikan sumbangan besar dalam bidang astronomi, fisika, matematika, dan logika3.
- Humanisme Renaisans, yaitu gerakan intelektual yang menghidupkan kembali warisan budaya Yunani-Romawi kuno dan menekankan pada martabat dan potensi manusia. Tokoh-tokoh seperti Erasmus dari Rotterdam, Thomas More, Niccolò Machiavelli, dan Leonardo da Vinci menghasilkan karya-karya sastra, seni, politik, dan filsafat yang menginspirasi generasi berikutnya4.
- Reformasi Protestan, yaitu gerakan agama yang menentang otoritas Gereja Katolik Roma dan memecah-belah Kristen menjadi berbagai aliran. Tokoh-tokoh seperti Martin Luther, Jean Calvin, John Wycliffe, dan Jan Hus mengkritik praktik-praktik gereja yang dianggap menyimpang dari ajaran Alkitab dan menuntut reformasi doktrin dan moral5.
- Penjelajahan Dunia Baru, yaitu ekspedisi-ekspedisi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa Eropa untuk menemukan benua-benua baru di luar Eropa. Penjelajah-penjelajah seperti Christopher Columbus, Vasco da Gama, Ferdinand Magellan, dan James Cook membuka cakrawala baru bagi pengetahuan geografi, sejarah, budaya, dan ekonomi.
Tokoh-Tokoh Abad Pencerahan Eropa
Abad Pencerahan Eropa melahirkan banyak tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam bidang filsafat, ilmu pengetahuan, sastra, seni, politik, dan sosial. Beberapa di antaranya adalah:
- René Descartes (1596-1650), seorang filsuf dan matematikawan Prancis yang dikenal sebagai bapak filsafat modern. Ia mengembangkan metode deduktif dalam filsafat dan matematika dengan menggunakan prinsip keraguan metode (methodic doubt). Ia juga mencetuskan diktum terkenalnya: Cogito ergo sum (Aku berpikir maka aku ada).
- John Locke (1632-1704), seorang filsuf dan dokter Inggris yang dikenal sebagai bapak liberalisme klasik. Ia mengembangkan teori empirisme dalam epistemologi dan teori kontrak sosial dalam politik. Ia juga mempertahankan hak-hak alamiah manusia seperti kehidupan, kebebasan, dan properti.
- Voltaire (1694-1778), seorang penulis dan filsuf Prancis yang dikenal sebagai tokoh utama Abad Pencerahan Prancis. Ia menulis berbagai karya sastra seperti novel Candide (1759) dan drama Zaire (1732). Ia juga mengkritik agama yang fanatik dan intoleran, dan membela prinsip-prinsip rasionalisme, toleransi, dan kebebasan berpikir.
- Jean-Jacques Rousseau (1712-1778), seorang penulis dan filsuf Prancis yang dikenal sebagai tokoh utama Abad Pencerahan Prancis. Ia menulis berbagai karya sastra seperti novel Emile (1762) dan otobiografi Confessions (1782). Ia juga mengembangkan teori kontrak sosial dalam politik dan teori pendidikan alamiah dalam pedagogi.
- Immanuel Kant (1724-1804), seorang filsuf dan ilmuwan Jerman yang dikenal sebagai tokoh utama Abad Pencerahan Jerman. Ia mengembangkan sistem filsafat yang disebut kritisisme, yang mencoba menyatukan rasionalisme dan empirisme. Ia juga menulis karya-karya penting seperti Critique of Pure Reason (1781) dan Critique of Practical Reason (1788).
Pengaruh Abad Pencerahan Eropa
Abad Pencerahan Eropa memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia dan Indonesia, khususnya dalam bidang perkembangan teknologi dan pemikiran yang mewarnai zaman modern. Beberapa pengaruhnya adalah:
- Revolusi Politik, yaitu perubahan-perubahan radikal dalam sistem pemerintahan yang terjadi di berbagai negara akibat dari gagasan-gagasan Abad Pencerahan. Contohnya adalah Revolusi Amerika (1775-1783), Revolusi Prancis (1789-1799), Revolusi Haiti (1791-1804), dan Revolusi Indonesia (1945-1949).
- Revolusi Industri, yaitu perubahan-perubahan besar dalam produksi barang dan jasa yang terjadi di Eropa dan Amerika akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contohnya adalah penemuan mesin uap, lokomotif, telegraf, pabrik tekstil, dan kapal uap.
- Revolusi Sosial, yaitu perubahan-perubahan mendasar dalam struktur dan hubungan sosial yang terjadi di masyarakat akibat dari dampak-dampak revolusi politik dan industri. Contohnya adalah munculnya kelas menengah, gerakan buruh, gerakan nasionalisme, gerakan feminisme, dan gerakan sosialis.
- Revolusi Budaya, yaitu perubahan-perubahan signifikan dalam cara pandang dan ekspresi manusia terhadap dunia akibat dari pengaruh-pengaruh Abad Pencerahan. Contohnya adalah munculnya aliran-aliran seni seperti romantisme, realisme, impresionisme, dan modernisme; serta aliran-aliran sastra seperti novel, drama, puisi, dan esai.
Sumber:
(1) Abad Pencerahan – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Abad_Pencerahan.
(2) Aufklarung, Zaman Pencerahan di Eropa – Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2021/07/27/120000079/aufklarung-zaman-pencerahan-di-eropa.
(3) Istilah Aufklarung: Pengertian, Latar Belakang dan Pengaruhnya – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5954369/istilah-aufklarung-pengertian-latar-belakang-dan-pengaruhnya.
(4) Mengenal Aufklarung, Zaman Pencerahan Eropa yang Terjadi Pada Abad-18. https://kids.grid.id/read/473103511/mengenal-aufklarung-zaman-pencerahan-eropa-yang-terjadi-pada-abad-18.
(5) Abad Pencerahan – Wikiwand. https://www.wikiwand.com/id/Abad_Pencerahan.