Wawancara adalah salah satu metode pengumpulan data yang sering digunakan dalam penelitian, jurnalistik, atau keperluan lainnya. Wawancara adalah proses komunikasi antara dua orang atau lebih, di mana salah satu pihak bertindak sebagai pewawancara dan pihak lain sebagai narasumber. Tujuan wawancara adalah untuk mendapatkan informasi, pendapat, atau fakta dari narasumber yang relevan dengan topik yang dibahas1.
Dalam melakukan wawancara, bahasa yang digunakan sangat penting untuk mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi yang didapat. Bahasa yang digunakan dalam wawancara harus memenuhi beberapa kriteria, antara lain:
- Sesuai dengan konteks. Bahasa yang digunakan dalam wawancara harus disesuaikan dengan situasi, tujuan, dan latar belakang pewawancara dan narasumber. Misalnya, jika wawancara dilakukan untuk kepentingan akademik, maka bahasa yang digunakan harus formal, baku, dan ilmiah. Jika wawancara dilakukan untuk kepentingan jurnalistik, maka bahasa yang digunakan harus populer, menarik, dan mudah dimengerti oleh khalayak2.
- Jelas dan tepat. Bahasa yang digunakan dalam wawancara harus jelas dan tepat dalam menyampaikan pertanyaan, tanggapan, atau klarifikasi. Pewawancara harus menghindari penggunaan kata-kata yang ambigu, berbelit-belit, atau mengandung makna ganda. Narasumber juga harus menjawab pertanyaan dengan jelas dan tepat tanpa menyimpang dari topik3.
- Sopan dan santun. Bahasa yang digunakan dalam wawancara harus sopan dan santun dalam menghormati pewawancara dan narasumber. Pewawancara harus menggunakan kata-kata yang bersifat menghargai, mengundang, atau meminta izin saat bertanya atau memberi tanggapan. Narasumber juga harus menggunakan kata-kata yang bersifat menghormati, mengapresiasi, atau menyatakan kesediaan saat menjawab atau memberi tanggapan4.
- Interaktif dan fleksibel. Bahasa yang digunakan dalam wawancara harus interaktif dan fleksibel dalam membangun hubungan komunikasi yang baik antara pewawancara dan narasumber. Pewawancara harus menggunakan kata-kata yang bersifat menarik perhatian, memberi umpan balik, atau memberi saran saat melakukan wawancara. Narasumber juga harus menggunakan kata-kata yang bersifat responsif, kooperatif, atau berinisiatif saat melakukan wawancara5.
Sumber:
(1) Teks Artikel: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Struktur, dan Kebahasaan.
(2) 15 Contoh Artikel Singkat yang Baik & Benar dengan Strukturnya. https://superapp.id/blog/kontes-blog/contoh-artikel/.
(3) Format Penulisan Naskah Ringkas (Artikel Jurnal) dan Makalah.
(4) Jelaskan bahasa yang digunakan dalam artikel! – Roboguru.
(5) ASPEK KEBAHASAAAN DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH – Universitas Padjadjaran.