Peranan dan Fungsi Pengetahuan dalam Islam

Fungsi pengetahuan dalam Islam disini dapat menjadi inspirasi dan pemberi kekuatan mental yang akan menjadi bentuk moral yang mengawasi segala tingkah laku dan petunjuk jalan hidupnya serta menjadi obat anti penyakit gangguan jiwa.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa fungsi pengetahuan dalam islam adalah:

  1. Membuktikan secara otentik sumber dasar, pokok- pokok dan prinsip-prinsip ajaran islam sebagai wahyu dari Allah yang tertuang dalam Al-Qur’an.
  2. Memberikan penjelasan, contoh dan teladan pelaksanaan Agama Islam secara operational dalam sosial budaya umatnya, yang kemudian di kenal dengan sebutan as-sunnah/al-hadist.
  3. Memberikan cara atau metode untuk mengembangkan ajaran Islam secara terpadu dalam kehidupan sosial budaya umat manusia sepanjang sejarah dengan sistem ijtihad.

Secara rinci dapat digambarkan empat fungsi ilmu pengetahuan Islam :

  1. Fungsi deskriptif yaitu menggamarkan/melukiskan dan memaparkan suatu masalah sehingga mudah dipelajari.
  2. Fungsi pengembangan yaitu melanjutkan hasil penemuan yang lalu dan menemuka hasil penemuan yang baru.
  3. Fungsi prediksi yaitu meramalkan kejadian-kejadian yang besar kemungkinan terjadi sehingga manusia dapat mengambil tindakan-tindakan yang perlu usaha menghadapi.
  4. Fungsi kontrol yaitu berusaha mengendalikan peristiwa-peristiwa yang tidak dikehendaki.

DAFTAR PUSTAKA

  • Sulaiman Al hamid Abu,Permasalahan Metodologis dalam Pemikiran Islam, Jakarta: Media Dakwah, 1994
  • Juhaya S. Praja, Filsafat dan Metodologi Ilmu dalam Islam, Jaksel: Teraju, 2002