Menu Tutup

Madrasah Berasrama: Konsep, Tujuan, dan Pelaksanaannya

Madrasah adalah lembaga pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan dasar dan menengah berdasarkan kurikulum nasional dengan muatan lokal keagamaan1. Madrasah memiliki berbagai tipologi, salah satunya adalah madrasah berasrama. Madrasah berasrama adalah madrasah yang menyelenggarakan pembelajaran di asrama diluar pembelajaran formal, sehingga peserta didiknya tinggal di asrama madrasah2.

Tujuan dari madrasah berasrama adalah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam keimanan dan ketakwaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki penguatan nilai karakter, moderasi beragama, serta memiliki wawasan kebangsaan dan keindonesiaan yang kuat2. Madrasah berasrama juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik yang berasal dari daerah terpencil, terisolir, atau kurang berkembang untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas2.

Untuk mengelola pembelajaran di asrama madrasah, Kementerian Agama telah mengeluarkan petunjuk teknis yang mengatur tentang visi, misi, tujuan, sasaran, ruang lingkup, prinsip, strategi, program, kegiatan, evaluasi, dan pengawasan pembelajaran di asrama madrasah2. Petunjuk teknis ini ditujukan kepada peserta didik, pendidik, pengelola asrama, kepala madrasah, serta semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan asrama madrasah2.

Salah satu syarat untuk menjadi madrasah berasrama adalah memiliki fasilitas asrama yang memadai, seperti kamar tidur, kamar mandi, ruang makan, ruang belajar, ruang ibadah, ruang olahraga, ruang kesehatan, ruang konseling, dan lain-lain2. Fasilitas asrama harus memenuhi standar kesehatan, keselamatan, kenyamanan, dan kebersihan2. Selain itu, madrasah berasrama juga harus memiliki tenaga pendidik dan pengelola asrama yang kompeten dan profesional2.

Pembelajaran di asrama madrasah dilaksanakan dengan mengintegrasikan kurikulum formal dan nonformal2. Kurikulum formal meliputi mata pelajaran umum dan agama sesuai dengan jenjang pendidikan2. Kurikulum nonformal meliputi kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri sesuai dengan minat dan bakat peserta didik2. Pembelajaran di asrama madrasah menggunakan metode aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (AKEM) dengan memanfaatkan media dan sumber belajar yang bervariasi2.

Pembelajaran di asrama madrasah juga mengedepankan nilai-nilai karakter seperti religiusitas, nasionalisme, integritas, gotong royong, mandiri, kreatif, inovatif, kritis, komunikatif, kolaboratif, adaptif, dan inklusif2.

Pembelajaran di asrama madrasah juga mengembangkan keterampilan abad 21 seperti literasi informasi, literasi media, literasi teknologi digital (ICT), berpikir kritis (critical thinking), berpikir kreatif (creative thinking), pemecahan masalah (problem solving), pengambilan keputusan (decision making), komunikasi (communication), kolaborasi (collaboration), kewarganegaraan global (global citizenship), kesadaran budaya (cultural awareness), kerjasama lintas budaya (cross-cultural collaboration), inisiatif (initiative), kewirausahaan (entrepreneurship), belajar sepanjang hayat (lifelong learning), dan kemampuan belajar mandiri (self-directed learning)2.

Pembelajaran di asrama madrasah juga dilengkapi dengan penilaian hasil belajar yang komprehensif dan berkelanjutan2. Penilaian hasil belajar meliputi penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan2. Penilaian hasil belajar menggunakan berbagai teknik dan instrumen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, dan kompetensi yang dinilai2. Penilaian hasil belajar juga menggunakan berbagai sumber informasi, baik dari diri sendiri, teman sebaya, pendidik, pengelola asrama, maupun orang tua/wali2.

Pembelajaran di asrama madrasah juga diawasi dan dievaluasi secara berkala untuk menjamin kualitas dan relevansi pembelajaran2. Pengawasan dan evaluasi dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal2. Pihak internal meliputi kepala madrasah, pengawas madrasah, komite madrasah, dewan guru, dewan asrama, dan peserta didik2. Pihak eksternal meliputi Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, lembaga akreditasi, perguruan tinggi, organisasi profesi, masyarakat, dan media massa2.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa di madrasah ada asramanya. Madrasah berasrama adalah salah satu tipologi madrasah yang menyelenggarakan pembelajaran di asrama diluar pembelajaran formal. Madrasah berasrama memiliki tujuan, syarat, kurikulum, metode, penilaian, pengawasan, dan evaluasi yang khusus. Madrasah berasrama bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam imtak, iptek, karakter, moderasi beragama, serta wawasan kebangsaan dan keindonesiaan.

Sumber:
(1) PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN PEMBELAJARAN ASRAMA PADA MADRASAH ALIYAH …. https://appmadrasah.kemenag.go.id/diversifikasi/dokumen/Juknis_ASRAMA_MA.pdf.
(2) Tipologi Madrasah. https://appmadrasah.kemenag.go.id/diversifikasi/tipologi/mad-asrama.
(3) PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN PEMBELAJARAN ASRAMA PADA MADRASAH ALIYAH …. https://appmadrasah.kemenag.go.id/diversifikasi/dokumen/Juknis_ASRAMA_MA.pdf.
(4) Tipologi Madrasah. https://appmadrasah.kemenag.go.id/diversifikasi/tipologi/mad-asrama.
(5) Tahapan Pembukaan Asrama Sekolah dan Madrasah | Tagar. https://www.tagar.id/tahapan-pembukaan-asrama-sekolah-dan-madrasah.

Baca Juga: