Sejarah Daulah Umayyah 2 di Spanyol, Pembentukan hingga Keruntuhannya

Periodesasi Pemerintahan Daulah Umaiyah di Spanyol

Sejak Islam masuk Spanyol sampai berarkhirnya kerajaan Islam di sana selama lebih dari tujuh abad, dapat dibagi kepada empat periode. Periode pertama, (710-755 M), yaitu sejak masuknya Islam ke Spanyol sampai terbentuknya daulah Umayyah di sana.

Pada periode pertama ini, Islam di Spanyol mengalami goncangan sehingga terjadi 20 kali pergantian gubernur selama 45 tahun karena tidak ada gubernur yang tangguh yang mampu mempertahankan kekuasaannya untuk jangka waktu yang agak lama. Perbedaan pandangan politik itu menjadi penyebab  sering terjadinya perang saudara. Konflik politik ini berakhir setelah Abd. al-Rahman al-Dakhili datang ke Spanyol pada tahun 755 M.

Gangguan dari luar datang dari sisa-sisa musuh Islam di Spanyol yang bertempat tinggal di pegunungan pyrenia bagian utara Spanyol yang tidak pernah tunduk kepada kekuasaan Islam, dan kelak mereka inilah yang mengusir Islam dari Spanyol. Juga datang dari kalangan umat Islam sendiri, berupa perselisihan elit politik. Jadi pada periode ini stabilitas politik negeri Spanyol belum tercapai secara sempurna.

Periode kedua, (756-912 M.), yaitu sejak pembentukan Pemerintahan Daulah Umayyah di Spanyol di bawah seorang yang bergelar amir (gubernur), tetapi tidak tunduk kepada pemerintahan Islam pusat khalifah Abbasiyah di Baghdad. Pada saat ini daulah Umayyah di Cordova dipimpin oleh tujuh orang amir, yaitu Abdurrahman I (756-788 M), Hisyam I (788796), Hakam I (796-822),  Abdurrahman II (822-852), Muhammad I (852-886 M), Munzir (886-888 M), Abdullah (888912 M),

Periode ketiga, (912-1012 M.) yaitu di bawah pemerintahan seorang pimpinan yang bergelar khalifah, pada saat ini terdapat empat khalifah, yaitu Abdurahman III (912-

961 M), Hakam II (961-976 M), Hisyam II (976-1000 M), Muhammad II bin Abi Amir  atau Hajib al-Mansur (1000-1010 M).

Periode keempat, (1010-1492 M.) yaitu di masa kemunduran pemerintahan Islam  yang dipimpin oleh Muluk al-Thawaif (raja-raja golongan) atau Negara-negara kecil yang berpusat di propinsi-propinsi, seperti Seville, Cordova, Toledo dan sebagainya. Mereka itu adalah Sulaiman (1009-1010 M), Hisyam II (1010-1013 M), Sulaiman 1013-1016 M), Abdurrahman IV (1018 M), Abdurrahman V (1023 M),

Muhammad III (1023-1025 M) dan Hisyam III (1027-1031 M).

Pembentukan Daulah Umaiyah di Spanyol

Pada periode kedua,  adalah pembentukan daulah Umayyah di Spanyol, sebagai pendirinya adalah Abd. alRahman I (al-Dakhil). Dia adalah cucu khalifah Umayyah ke10, yaitu Hisyam. Dia termasuk salah seorang yang lolos dari pembalasan dan pembantaian dari khalifah pertama Daulah Abbasiyah, Al-Safah.